Transportasi dan Transformasi Budaya

Boleh jadi, masalah kebangsaan kita -termasuk transportasi- adalah masalah "human being". Ego untuk mendapat hal-hal "material" untuk diri kita sendiri.

Sunday, March 22, 2009

Bawakan Aku Surat Cinta

Kami duduk di bangku paling pojok cafe itu. Saya sibuk telepon, Sony sibuk SMS, Slash sibuk mesbuk. Kami sibuk dengan para wanita yang tak ada di hadapan kami. Puluhan orang yang ada di tempat itu sepertinya juga melakukan hal yang sama. Sibuk dengan gadget nya. Bosan, saya matikan telepon, lalu tertawa. Bukan karena wanita, tapi teknologi yang menggila. Masih begitu melekat di ingatan saya tentang uang recehan yang begitu berharga di jaman SMA. saya mengumpulkan begitu banyak uang pecahan 100 atau 200 untuk kemudian membawanya ke telepon umum untuk menelponnya. Teknologi telepon rumah memang sudah ada, tapi itu tak bisa memenuhi kebutuhan privasi...

Page 1 of 17123Next

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites